Thursday, 8 January 2015

MANAJEMEN SDM DAN SDA



Tugas 5


MANAJEMEN SDM DAN SDA






Disusun oleh:
RIAN HIDAYAT
A1A1 10 162






FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2013
Soal
1.      Jelaskan menurut anda apa yang dimaksud dengan pengangguran?
2.      Jelaskan dengan contoh jenis-jenis pengangguran?
3.      Tentukan tingkat pengangguran dengan soal sendiri.
4.      Jelaskan gambaran permasalahan pengangguran di Indonesia?
Jawab.
1.      Pengangguran adalah orang yang masuk dalam kategori angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.
Selain itu Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.
2.      A. Pengangguran friksional (frictional unemployment)
Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran .
Contohnya : misalkan ada penerimaan guru di Konawe Utara sedangkan orang yang sedang mencari pekerjaan tersebut berada di Kendari, pencari kerja tersebut tidak dapat  menempuh  jarak untuk ke Konawe Utara karena jarak antara kendari dan konawe utara sangat jauh sehingga pencari kerja terpaksa memilih untuk menganggur sementara semantara karena waktu sambil mencari pekerjaan lain.

    B. Pengangguran konjungtural (cycle unemployment)
Pengangguran konjungtoral adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi.
Contohnya : penggunaan teknologi baru yang digunakan dalam melakukan pekerjaan misalkan penggukan komputer sementara pencarikerja tidak dapat mengoperasikan komputer.
C. Pengangguran musiman (seasonal Unemployment)
Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur.
Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, pedagang durian yang menanti musim durian.
3.      Misalkan disuatu daerah diketahui jumlah angkatan kerja sebesar 45. 000.000 orang, sedangkan menganggur 25.000.000 orang hitunglah persentase tingkat pengangguran,,,,,
Jawab:  diketahui jumlah angkatan kerja sebesar  45. 000.000 orang dan orang yang mengganggur sebesar 25.000.000 orang,
Maka tingkat pengangguran dapat dihitung denga rumus:

Tingkat pengangguran  

Tingkat pengangguran  

Tingkat pengangguran            = 45,6%
Jadi tingkat pengangguran didaerah tersebut sebesar 45,6%
4.      Menurut Saya Gambaran permasalahan pengangguran di Indonesia …
A.    Pengangguran di Indonesia pada umumnya rendah karena Indonesia termaksud Negara agraris dimana sebagian besar terserap disektor pertanian dan informal
B.     Setengah pengangguran cukup tinggi karena sebagian besar karena sebagian besar peteni hanya memiliki lahan tidak lebih 1 dari satu hektar.
C.     Tingkat pengangguran dikota lebih tinggi dari pada didesa karena pada umumnya pejerjaan yang ada dikota bersipat formal, sedangkan didesa tingkat pengangguran didesa lebih rendah karena pekerjaan bersifat informal dan tidak membutuhkan keterampilan khusus.
D.    Tingkat pengangguran yang tinggi pada usia muda (15-24) sehingga sebagian besar meraka angkatan kerja yang tidak memiliki pengalaman kerja.
E.     Tingkat pengangguran dikalangan terdidik lebih tinggi dikalangan terdidik  dari pada yang pendidikanya rendah karena yang memiliki pendidikan tinggi memili-mili pekerjaan sedangkan yang tidak terdidik sembarang pekerjaan.

perbankan



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Pengertian bank
Bank adalah salah satu lembaga keuangan yang beroperasi sama seperti perusahaan lainya, yaitu tujuanya mencari keuntungan.
Bank Indonesia adalah bank sentral yang mengawasi seluruh kegiatan perbankan di Indonesia. dalam perjalannya perbankan saat ini sudah berkembang dan dapat dibagi menjadi dua:


 





B.     Fungsi Bank
Salah satu fungsi bank adalah menyalurkan kredit baik kepada perorangan maupun kelompok atau badan usaha.
Mekanisme kerja bank secara sederhana dapat dijelaskan  sebagai berikut: Bank menghimpun dana dari masyarakat yang mempunyai dana lebih, kemudian dana tersebut disalurkan kembali kemasyarakat yang membutuhkanya.
Untuk nasabah funding dapat memilih produk yang sesuia dengan kebutuhan: Giro, Tabungan, atau Deposito.
   Setiap bulan bank akan memberikan jasa bunga kepada pemilik  giro, tabungan, dan deposito, dan sebaliknya sidebitur setiap bulanya akan membayar kewajiban bunga kepada bank.
Oval: BANKRounded Rectangle: Debitor
Pihak III yang membutuhkan dana yang disalurkan melalui kredit
Rounded Rectangle: Kreditor
Pihak III yang mempunyai dana lebih
Selisih antara bunga pinjaman yang dibayarkan oleh debitur dengan dengan kewajiban bank membayar bunga simpanan (giro, tabungan, dan deposito) adalah keuntungan bank.





Profit bank (pinjaman) = Perolehan Bunga Pinjaman Dari Debitur – Pembayaran Kepada Nasabah Funding
Profit bank juga diperoleh dari hasil operasional yang terdiri dari profit pos-pos lainya.
Biaya bunga fungding yang harus  dikeluarkan bang  disebut cost of fund (dalam %)
Oval: lending
Oval: fundingBISNIS BANK


 








Peta bisnis bank (produk-produk)
Peta Produk Bank
1.      Funding
·         Giro
·         Tabungan
·         Deposito berjangka (1, 3, 6, 12 bulan)
·         On call deposito (deposito yang jangka waktunya kurang dari satu bulan)
2.      Investasi
·         Instrument hutang
·         Saham atau ekuitas
3.      Banccassurance
·         Kecelakaan, jiwa, kesehatan pendidikan dsb.
4.      Lending/kredit


·         Kredit rekening Koran
·         Demand loan
·         Kredit angsuran
·         KPR (kredit pemilikan rumah)
·         KPT (kredit pemilikan tanah)
·         KPM (kredit pemilikan mobil)
·         Kartu kredit
·         KE (kredit export)
·         TR (trust reciept)
·         LC import
·         Dll


5.      Bank garansi


·         Tender bond
·         Advance payment bond
·         payment bond
·         performance bond
·         bapeksta
·         pita cukai



6.      Tride finance


·         L/C opening
·         L/C negisiotion
·         L/C cinvirmation
·         Back to back L/C
·         Forfainting
·         Bankers acceptance (akseptasi usance L/C)
·         NEW (negosiasio wesel ekspor)
·         Dll


7.      Jasa lain-lain


·         Safe deposit box
·         Pembayaran pajak PBB
·         Pembayaran listrik
·         Pembayaran telepon
·         Pembayaran kartu kredit
·         Pembayaran vocer handphone
·         Setoran uang
·         Pembayaran tv kabel
·         Dll


8.      Valas
Penukaran/jual beli uang asing berbagai negara
9.      Treasuri
Produk yang dikeluarkan untuk mempermudah kegiatan usaha transaksi dengan mata ang asing, produknya sebagai berikut:
a.       Transaksi cash multi currency FX
§  Today (tanggal transaksi T, delivery T+0)
§  Tom (tanggal transaksi T, delivery T+1)
§  Spot (tanggal transaksi T, delivery T+2)
b.      Hedging/derivative
§  Forward
§  option
c.       Bond
d.      Dual currency  deposit
§  Swap deposit
§  X- deposit
Penggolongan bank
 Bank dibagi menjadi bebebrapa golonganberdasarkan modal yang disetor (modal sendiri) sebagai berikut:
1.      Bank internasional          : modal disetor > Rp. 50 triliun
2.      Bank nasional                  : modal disetor Rp. 10 T s/d = 50 triliun
3.      Bank segmen khusus      : modal disetor Rp. 100 miliar s/d 10 triliun
4.      BPR                                   : modal disetor < 100 miliar
Persaingan bank
Ada beberapa komponen yang membedakan dengan bank lain, Perbdaanya adalah:
1.      Kelengkapan produk
2.      Kualitas produk
3.      Kualitas SDM (penguasaan produk, service excellence,  quality service, problem solver, kecepatan dan pelayanan, dan lainya)
4.      Kualitas system perangkat keras “hardware” (mini computer server pusat, system mirroring pada mini computer, ATM, Dll)
5.      Keandalan perngkat lunak “software” IT (system mirroring computer server pusat, software dengan  bug free – tidak perna ada gangguan atau hang)
6.      System mirroring system server pusat (software dan hardware mini komputer) pada lokasi dan gedung yang terpisah
7.      Ketrsediaan IT networking  (jumlah networking misal jumlah ATM, jumlah swipe card atau card raider untuk transaksi belanja)
8.      Jumlah jaringan kantor
9.      Budaya perusahaan
10.  Kenyamanan transaksi
11.  Tingkat kesahatan bank
12.  Keamanan gedung bank
13.  Keleluasaan akses  melalui elektronik banking (internet banking, mobile banking, phone banking)
14.  Keamanan transaksi vie elektronik banking, aman dari hackers
15.  Besarnya biaya jasa yang didebet kenasabah atas jasa bank yang diberikan.














BAB II
FUNDING – INVESTASI – BANCASSURANCE
Produk konvensional
Punding merupakan aktvitas atau kegiatan penyimpanan dana pihak ke III kepada suatu lembaga keuangan  (bank, BPR, Dll) dengan mengharapkan keuntungan berupa bungan.
Terjadinya funding
Seorang atau perusahaan dapat melakukan funding apabila pada selama periode tertentu Dana pemasukan > Dana pengeluaran.
Produk-produk funding
A.     Rekening giro
Rekening giro atau current account adalah salah satu produk perbankan berupa simpanan dari nasabah perseorangan atau badan usaha dalam rupiah maupun mata uang asingyang penarikanya dapat dilakukan sewaktu-waktu/ kapan sajadengan menggunakan warkat cek dan atau bilyet giro
Rekening Koran
Rekening Koran adalah catatan mengenai keluar masukuang via bank. Catatan ini diterbitkan tiap bulan oleh bank dan dikirim ka nasabah pemilik ekening giro setiap tanggal 4 s/d 6 setiap bulan.
Warkat sebagai alat pembayaran
1.     Bilyet giro
Adalah perintah dari penarik kepada bank untuk memindahkan sejumlah dana pada tanggal tertentu (ditulis pada warkat giro)kepada pihak penerima dana juga ditulis pada warkat
Sifat dari bilyet giro
a.       Tidak dapat dibayar tunai, hanya dapat dipindah bukukan dari satu rekening ke rekening lain.
b.      Pemundah bukuan hanya dapat dipindahkan pada tanggal jatu tempoatau lebih
c.       Kadluarsa bilyet giro selama 6 bulan sejak tanggak efektif
d.      pembatalan tidak dapat dilakukan kecuali kasus kehilangan dengan laporan polisi
2.     Cek (cheque)
Cek adalah serat berharga atau alat transaki alat pembayaran yang diterbitkan oleh bank sebagai pengganti uang tunai.
Sifat dari chek
a.       Cek dapat ditarik tunai feksibel  beh juga dipindah bukukan kerekening lain
b.      Sebenarnya chek tidak mengenal tanggal jatu tempo (tanggal efektif) walaupun ditulis tanggal tertentu, saat ditunjukan sebelum tanggal tersebut, bank wajib membayarkan kepada penerima chek.
c.       Masa kadaluarsa chek selaqma 6 bulan
e.       pembatalan tidak dapat dilakukan kecuali kasus kehilangan dengan laporan polisi
Cara penulisan penerima dana pada cek
1.     cek atas nama
adalah cek yang mencantumkan nama penerima dana serta penulisan atau pembawa  dicoret
2.     cek atas unjuk
adalah cek yang tidak mencantumkan nama penerima dana atau cek yang mencantumkan nama penerima tetapi mencantumkan nama penerima tetapi penilisan atau pembawa tidak dicoret.
3.     Cek silang
Adalah cek atas nama dan atau cek atas unujuk yang diberi tanda garis menyilang pada ujung kiri pada warkat atas warkat.
            Perhitungan bunga rekening giro
Dibandingkan dengan jasa bunga tabungan dengan jasa bunga deposito, umumnya jasa bunga pengendapan pada giro paling kecil.
System perhitunganya bisa berbeda-beda antara satu bank dengan bank lainya, tetapi umumnya menggunakan system bertingkat, contohnya:
            Saldo Rp.                    s/d < Rp.   1.000.000 bunga 0%
            Saldo Rp. 1.000.000  s/d < Rp. 50.000.000 bunga 1%
            Saldo Rp. 50.000.000            keatas                                   bunga 2%        
B.     Tabungan
Tabungan adalah salah satu bentuksimpanan (punding) yang dananya disimpan pada suatu rekening, kapan saja dapat menarik uangnya baik tunai maupun non tunai (pindah buku, transper ke bank lain) melalui mesin  ATMatau teller.tabungan boleh dibuka oleh kariawan, ibu rumah tangga, mahasiswa pelajar, disamping pengusaha juga lain-lain.



Perhitungan bunga tabungan
Secara umum ada 3 metode perhitungan bunga tabungan yaitu berdasarkan :
·         Saldo terendah
·         Saldo rata-rata
·         Saldoharian bertingkat
Bank umumnya menerapkan hari dalam 1 tahun 365 hari untuk funding.
Contoh:
Misalnya perhitungan bunga setiap tanggal akhir bulan, pada rekening tabungan terlihat sebagai berikut:
Tgl
Setor
Tarik
Saldo
1 juli
5
13
29
2.000.000
6.000.000

3.000.000


7.000.000
2.000.000
8.000.000
1.000.000
4.000.000

Maka bunga yang akan diperolehditentukan oleh cara perhitungan bunga yang dilakukan bank.
v  HITUNG BUNGA METODE SALDO TERENDAH
Pada metode ini, bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo terendah dalam satu bulan tersebut.
Bunga dihitung dengan rumus sebagai berikut:
            Bunga = saldo terendah x1% xjumlah hari/365      
Catatan* saldo terendah  : saldo terendah dalam periode perhitungan bunga
               I%                   : suku bunga pertahun atau pa%
               Jumlah hari                : jumlah hari dalam bulan tersebut tersebut
Misalkan suku bunga yang berlaku adalah 5% pa
Karena saldo terendah dalam bulan juli adalah Rp. 1 juta maka perhitungan bungan adalah :
            Bunga bulan juli = Rp. 1 jt x 5% x 31 / 365
                                     = Rp. 4. 246,57 (belum dipotong pajak 20%)

v  HITUNG BUNGA DENGAN METODE SALDO RATA-RATA
Pada metode ini, bunga dalam 1 bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata satu bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.
           


Bunga = Saldo rata-rata x 1% x jumlah hari/365
Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah
            Saldo dibawah Rp. 5 Jt, bunga = 35% pa
            Saldo 5jt keatas, bunga = 5% pa
Dari  rekening tabungan dapat dilihat:
            Tgl 1 s/d 4     saldo Rp. 2 jt              (4 hari)
            Tgl 5 s/d 12   saldo Rp. 7 jt              (8 hari)
            Tgl 13 s/d 28 saldo Rp. 1 jt              (16 hari)
            Tgl 29 s/d 31             saldo Rp. 4 jt                   (3 hari)     
Maka saldo rata-rata adalah:
((Rp. 2 jt x 4hari) + (Rp. 7 jt x 8 hari) + (Rp. 1 jt x 16 hari) + (Rp. 4jt x 3 hari))/31
 = Rp. 2.967.741,93
Karena saldo rata-rata dibawah Rp. 5 jt, maka bunga sebesar 3% sehingga bunga yang akan diterima adalah :
Bunga bulan juli (saldo rata-rata):
=Rp. 2.967.741,93
=Rp. 7.561,64 (belum dipotong pajak)

v  HITUNG BUNGA METODE SALDO HARIAN BERTINGKAT
pada metode ini bunga dihitung berdasarkan saldo harian. Bunga tabungan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.
Misalkan: bunga tabungan yang berlaku adalah:
        Saldo dibawah Rp. 1 jt , bunga =0%
        Saldo Rp. 1 jta s/d Rp. 5jt, bunga  = 3% pa
        Saldo Rp. 5 jt keatas, bunga = 5% pa
Data dari rekening
        Tgl 1 s/d 2          saldo Rp. 600 ribu    (2 hari)
        Tgl 3 s/d 4          saldo Rp. 2 jt              (2 hari)
        Tgl 5 s/d 12       saldo Rp. 7 Jt              (8 hari)
        Tgl 13 s/d 28     saldo Rp. 1 jt              (16 hari)
        Tgl 29 s/d 31     saldo Rp. 4 jt              (3 hari)
*perhitunganya sebagai berikut:
Tgl saldo                   rate bunga     bunga
1     Rp. 600 ribu       0%                  = Rp. 0
2     Rp. 600 ribu       0%                  = Rp. 0
3     Rp. 2 jt                 3%                  Rp. 2jt x 3% x 1 / 365 = Rp. 164,38
4     Rp. 2 jt                 3%                  Rp. 2jt x 3% x 1 / 365 = Rp. 164,38
5     Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
7     Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
8     Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
9     Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
10   Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
11   Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
12   Rp. 7 jt                 5%                  Rp. 7 jt x 5% x 1 /365 = Rp. 958,90
13   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
14   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
15   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
16   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
17   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
19   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
20   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
21   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
22   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
23   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
24   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
25   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
26   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
27   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
28   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
29   Rp. 4 jt                 3%                  Rp. 4 jt x 3% x 1 /365 = Rp. 328, 76
30   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
31   Rp.1 jt                  3%                  Rp. 1 jt x 3 % x 1 /365 = Rp. 82,19
Bunga Dalam sebulan adalah penjumlahan bunga harian  sbanyak 31 hari dalam bulan juli tersebut, yaitu Rp 10.301, 28 (belum dipotong pajak 20%)
C.   DEPOSITO
Produk deposito dapat dibagi menjadi menjadi berbagai jenis deposito, yaitu:
·         Deposito berjangka
·         Sertifikat deposito
·         Depositi on call
      Deposito Berjangka
Deposito berjangka merupakan salah satu jenis simpananyang jangka waktunya sudah ditentukan sebelumnya, umumnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan,dan 12 bulan. Nasabah deposan dapat menentukan sendiri jangka waktu deposito, tentunya dari kepentingan deposan sendiri berapa lama waktu dana tersebut tidak dipakai, dan sebagai pertimbangan lain adalah suku bunga yang menarik.
Bukti bahwa nasabah mempunyai deposito adalah bilyet giro yang berbentuk selembar kertas dengan tertulis:
·         Nama pemilik deposito
·         Nilai nominal uang
·         Tanggal jatu tempo
·         Keterangan Aro (Automatic Roll Over) atau tidak.
Cara perpanjangan deposito
Dari cara perpanjangan deposito dapat dibagi menjadi:
1.      ARO (Automatic Roll Over)
a.       ARO (pokok)
b.      ARO (pokok + bunga)
2.      Non ARO
ARO (Automatic Roll Over)
Deposito diperpanjang secara otomatis pada saat jatu tempo sehingga nasabah tidak perlu lagi mengkonfirmasi atau datang ke bank untuk memperpanjang depositonya. Tetapi  sebaliknya, apabila ddeposito tidak akan diperpanjang lagi maka deposah harus mengkonfirmasikan kepada pihak bank bahwa deposito tersebut tidak diperpanjang satu hari sebelumnya.
1.      ARO (pokok)
Pada saat jatu tempo, deposito diperpanjang otomatis, jumlah pokok nominal jumlah pokok nominal uang yang didepositokan sama dengan sebelumnya, bunga hasil deposito dimasukan atau ditransper kerekening atas nama deposan yang bersangkutan
2.      ARO (pokok + bunga)
Pada saat jatu tempo, deposito diperpanjang scara otomatis. Jumlah pokok nominal yang didepositokan tidak sama dengan sebelumnya, bunga hasil deposito dimasukan (dijumlahkan) kepokok yang lama sehingga menjadi pokok yang baru. Deposan tidak menerima bunga selama ARO (poko + bunga berjalan).

Pokok baru = pokok lama + bunga

Perhitngan Bunga Deposito
Seorang menyimpan dananya dibank dalam bentuk deposito tentunya mengharapkan adanya pemberian bunga atas pokok, dengan demikian perhitunganya sebagai berikut:
            Bunga deposito = (P x Hari x 1 ):365
Bunga deposito                     = merupakan nominal bunga deposito yang diperoleh
P                                  = pokok deposito atau nilai nominal rupiah yang ditetapkan
Hari                             = merupakan jumlah hari dalam bulan tersebut
I                                   = merupakan suku bunga pertahun dalam %
*contoh
Bapak A pada tanggal 12 maret manampatkan deposito sebesar Rp. 100.000.000 pada yellow bank selama satu bulan dengan suku bunga sebesar 10% pa. maka bunga yang akan di peroleh pada yanggal 2 april (sebelum dipotong pajak) adalah:
            Bunga deposito = (Rp. 100jt x 31 hari x 10%) : 365 hari
                                    = Rp. 849.315,06 (belum dipotong pajak)
Jadi deposan akan menerima bunga deposito sebesar (setelah dipotong pajak):
            = Rp. 849.315,06 (849.315,06)
            = Rp. 679.315,05 (telah dipotong pajak)

Sertifikat Deposito
Sertifikat deposito sebenarnya sama dengan depositodi atas, yang membedakan dua hal, yaitu pada deposito pembayaran bunga dilakukan dibelakang (I bulan kemudian), sedangkan sertifikat depositopembayaran bunga didepan pada saat penempatan sertifikat deposito. Deposito bersifat atas nama artinya bahwa deposito hanya dapat dicairkan oleh nama yang tertera pada bilyet deposito, sedangkan sertifikat deposito dasarnya atas unjuk, siapapun yang menarik dananya.

Bunga
Kepemilikan
Deposito
Dibelakan
Atas nama
Sertifikat deposito
Didepan
Atas unjuk
     
      Deposito On Call
Deposito On Call merupakan salah satu bentuk deposito yang sama sepeerti deposito diatas, tetapi deposito on call ini mempunyai jangka waktu singkat (kurang dari 1 bulan).
Jenis deposito ini untuk menjembatani seseorang atau perusahaan yang mempunyai dana besar,ingin mendapaatkan bunga besar tetapiwaktu pendapatan kurang dari satu bulan.
*contoh
Pak budi mempunyai dana Rp. 2 Miliar. Uang ini akan dibayarkan untuk pembelian rumah minggu depan. Untuk menempatkan kedeposito tentunya tidak bisa karena minimal 1 bulan, ditempatkan ditabungan yang bunganya rendah. Maka produk on call deposito adalah yang paling tepat.
Produk ini umumnya minimal penempatan 2 hari. Produk on call depossito disetiap bank bisa saja ada sedikit perbedaan .
Ringkasan cirri-ciri produk funding
No.

Rekening Giro
Tabungan
Deposito
Deposito On Call
Sertifikat deposito
1
Pemilik
Perorangan atau perusahaan
Perorangan
Perorangan atau perusahaan
Perorangan atau perusahaan
Tidak tercantum nama tetapi atas unjuk
2
Peruntukan
Khusus untuk yang mempunyai usaha
Bebas
Bebas
Bebas
Peroangan(penarikanya)
3
Waktu penarikan
Bebas
Bebas
1, 3, 6, 12 bln, sesuai kesepakatan
Mimal 2 hari s/d < 1bulan, sesuai kesepakatan
1, 3, 6, 12 bln, sesuai kesepakatan
4
Alat penarikan
Bilyet giro & cek
Slip penarikan
Bilyet deposan*)
Bilyet deposan*)
Bilyet dposan
5
kepemilikan
Atas nama
Atas nama
Atas nama
Atas nama
Atas unjuk
6
Catatan/mutasi transaksi
Rekening Koran bulanan
Buku umumnya
x
x
x
7
Pembayaran jaasa bunga
Dibelakang
Dibelakang
Dibelakang
Dibelakang
didepan
     


PRODUK INVESTASI
Produk investasi merupakan produk yang dihasilkan dari dana reksa, fortis, Schroder, dan lain-lain. Bank berkerja sama dengan perusahaan investasiuntuk memesarkan produk-produk investasi tersebut. Sehingga posisi bank disini adalahsebagai agen penjual, dimana perusahaan investasi mempunyai produk sedngkan bank mempunyai jaringan nasabah.
            Posisi outstanding produk investasi tidak tercantum pada neraca bank, tetapi bank scara langsung memperoleh feeatau profisi dari penjualan produk tersebut. Umumnya produk investasi dibagi menjadi 3 golonganyang dklasifikasikan menurut tingkat return (hasil):
1.      Hasil tinggi
2.      Hasil menengah
3.      Hasil rendah

Dalam investasi berlaku hokum ”high return hagh risk, low return low risk”. Sehingga:
1.      Hasil tinggi, resiko tinggi
2.      Hasil menengah, resiko menengah
3.      Hasil rendah resiko renda












TUGAS

PERBANKAN