Wednesday, 8 July 2015

CONTOH PROPOSAL PENELITIAN DI PNPM-MP



BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Pembangunan adalah merupakan proses natural dalam mewujudkan cita-cita bernegara, yaitu terwujudnya masyarakat makmur sejahtera secara adil dan merata. Kesejahteraan ditandai dengan kemakmuran yaitu meningkatnya konsumsi disebabkan meningkatnya pendapatan. Pendapatan meningkat sebagai hasil produksi yang semakin meningkat pula. Proses natural di atas dapat terlaksana jika asumsi-asumsi pembangunan yang ada, yaitu kesempatan kerja atau partisipasi termanfaatkan secara penuh (full employment), setiap orang memiliki kemampuan yang sama (equal productivity), dan masing-masing pelaku bertindak rasional (efficient), dapat dipenuhi.
Berbagai strategi pembangunan selama ini, namun berbagai strategi tersebut belum secara signifikan mampu meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Apalagi ketika bangsa Indonesia dilanda krisis ekonomi dan krisis moneter yang berdampak pada krisis kepercayaan masyarakat terhadap kapabilitas pemerintah, menyebabkan berbagai masalah-masalah pembangunan, yang perlu dipecahkan terutama dalam membuat strategi pembangunan yang ideal sesuai kondisi masyarakat.
Kendatipun menunjukkan bahwa pembangunan daerah perkotaan dari tahun ke tahun terus meningkat, namun tidak sedikit kelurahan yang masih tertinggal, hal ini merupakan salah satu indikator bahwa pembangunan perkotaan belum memenuhi aspek pemerataan, meskipun berbagai program pembangunan perkotaan yang telah dicanangkan pemerintah pusat dan daerah sudah begitu banyak.
Paradigma pembangunan nasional saat ini sebagai kelanjutan paradigm sebelumnya adalah paradigma pemberdayaan masyarakat. Dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk pembangunan perkotaan secara berkelanjutan, masyarakat perlu dan harus diberdayakan secara berpartisipasi aktif mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, serta pengapresasian dan pemeliharaan hasil pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Salah satu bentuk kebijakan pembangunan dengan sasaran pemberdayaan masyarakat adalah dikenal dengan istilah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM –MP). Tujuan dari kebijakan tersebut adalah untuk memacu masyarakat termotivasi tinggi dalam kegiatan pemberdayaan. Pemerintah Republik Indonesia melalui PNPM-MP, Ditjen Pemberdayaan kota sesuai usulan perencanaan kegiatan pembangunan desa yang dibuat oleh masyarakat sendiri.
Pemberdayaan masyarakat dalam mengelola pembangunan melalui dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, sampai dengan memanfaatkan (mengoperasikan) dan memelihara hasil pembangunan adalah sangat menentukan keberlanjutan proses pembangunan.
Kelurahan Bende Kota kendari merupakan salah satu kelurahan yang memperoleh bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP). Bila dilihat dari aspek dana yang telah berhasil disalurkan di Kelurahan Bende Kota Kendari tersebut jumlahnya cukup besar, yakni pada tahun 2009 sebesar Rp. 150.000.000,- dan pada tahun 2010 sebesar Rp. 150.000.000,-. Pertanyaannya kemudian apakah dana sebesar ini telah sesuai dengan tujuannya, prosesnya dan hasilnya.
Misalnya dana bergulir tidak berkembang dengan baik, karena sampai saat ini belum dapat digulirkan kepada masyarakat miskin lainnya. Di samping itu tingkat pendapatan masyarakat juga menurut pengamatan penulis dan informasi dari beberapa masyarakat menyatakan belum ada kemajuan yang berarti.
Mengacu dari beberapa indikasi di atas, karena sampai saat ini belum dapat digulirkan kepada masyarakat miskin lainnya. Di samping itu tingkat pendapatan masyarakat juga menurut pengamatan penulis dan informasi dari beberapa masyarakat menyatakan belum ada kemajuan yang berarti.
Mengacu dari beberapa indikasi di atas, maka penulis mencoba mengangkat masalah ini untuk menelusuri dan mengidentifikasi pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) dalam kaitannya sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah perkotaan.

B.       Rumusan masalah
Berdasakan latar belakang yang yang telah dipaparkan di atas, maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan bagaimana implementasi kebijakan Program Nasional Pemberdayaan  Masyarakat Mandiri Perkotaan  (PNPM-MP) dalam rangka meningkatkan kesejahtraan masyarakat di Kelurahan Bende Kota Kendari.
C.      Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Bende Kota Kendari.
D.      Manfaat Penelitian
Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat, antara lain :
1.        Bahan masukan bagi pemerintah, fasilitator PNPM-MP dan stakeholder yang terkait langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan proyek PNPM-MP.
Dapat mejadi referensi bagi peneliti yang mengkaji masalah-masalah penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. 

0 comments:

Post a Comment