Thursday, 9 July 2015

PELAKSANAAN DISIPLIN KERJA DALAM MENUNJANG KINERJA PEGAWAI



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Semakin dihadapkannya pembangunan nasional dewasa ini dengan tugas dan tantangan yang senantiasa meningkat seiring dengan tuntutan perubahan baik secara nasional maupun secara global. Untuk itu diperlukan aparat yang profesional dan berdisiplen tinggi demi suksesnya pembangunan.
Profisionalisme dan disiplin aparat disadari merupakan asset termahal dan terpenting pada suatu organisasi adalah tenaga kerja manusia. Peranannya sebagai pemikir dalam mengelola segenap kegiatan organisasi, manusialah pada akhirnya memanfaatkan dan mengerjakan sumber daya lainnya seperti dana, materil dan sarana kerja. Oleh karena itu, usaha pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia yang memungkinkan segenap tugas-tugas pembangunan dan pemerintahan dapat terlaksana secara efisien dan efektif.
Salah satu bentuk pembinaan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan prestasi kerja pegawai dalam melaksanakan tugas pokoknya maupun organisasinya adalah melalui penegakkan disiplin. Hal ini maksudkan agar pegawai di dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari senantiasa patuh dan taat kepada berbagai ketentuan yang berlaku. Dengan harapan melalui kepatuhan tersebut, pegawai atau karyawan diharapkan menunjukan prestasi kerja yang tinggi.
Untuk menciptakan dan meningkatkan disiplin yang lebih luas dalam masyarakat, maka pada tahun 1995 pemerintah telah mencanangkan suatu kebijakan yang disebut “Gerakan Disiplin Nasional’ kondisi disiplin nasional yang diharapkan di lingkungan aparatur pemerintah adalah terwujudnya aparatur yang bersih dan karakter sebagai hasil gerakan disiplin nasional (GDN).
Keputusan para pegawai terhadap ketentuan yang berlaku akan prestasi kerja. Hal ini dapat dipahami karena adanya disiplin maka segala bentuk kesalahan, penyimpangan dan pemborosan dapat dicegah. Karena itulah pemerintah mencanangkan gerakan disiplin nasional yang diarahkan pada terciptanya budaya tertib dan budaya kerja dimana ditandai dengan sikap disiplin merupakan persyaratan bagi tingkat prestasi kerja maksimal. Sinungan (1992: 135) mengemukakan bahwa disiplin itu dapat dikembangkan melalui suatu latihan antara lain dengan bekerja menghargai waktu, tenaga dan biaya.
Disiplin pegawai sebagai aparatur pemerintah begitu dirasakan pentingnya pada struktur pemerintah baik ditingkat atas sampai pada tingkat bawah yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang salah satunya pemerintah kecamatan. Kinerja pegawai yang selenggarakan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara secara umum masih kurang baik, hal ini dapat dilihat pada pengamatan awal, dimana para pegawai memiliki kinerja yang kurang memuaskan, hal ini disebabkan kurangya disilpin kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara.
Lebih lanjut pengamatan awal pada Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara terdapat indikasi bahwa pelayanan kepada masyarakat masih kurang memuaskan.
Data kehadiran selama 4 bulan terakhir mulai dari April 2014 sampai dengan September 2014 tampak adanya perbedaan yang menyolok. Daftar hadir sebagai catatan administrasi dapat dikatakan tanpa alfa ataupun meninggalkan tugas. Tetapi dalam kenyataannya hanya sedikit pegawai yang hadir secara nyata memberikan pelayanan kepada masyarakat, rendahnya disiplin pegawai tentu berdampak pada menurunya kerja pegawai antara lain dalam bentuk tunggakan kerja setiap bulan, pemborosan dan berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Pembinaan pegawai antara lain diperhatikan adanya peraturan disiplin yang memuat pokok-pokok kewajiban, larangan dan sanksi apabila larangan tersebut tidak ditaati. Dengan demikian pegawai sebagai aktor pembangunan dapat dibina, diarahkan didayagunakan dengan baik sehingga pelaksanaan tugasnya dapat berjalan dengan lancar, efisiensi dan efektif.
B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dan pemikiran tersebut di atas maka permasalahan penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana pelaksanaan disiplin pada Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara.
  2. Bagaimana kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara.

C.    Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian sebagai berikut:
  1. Untuk mengetahui disiplin pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara.
  2. Untuk mengetahui kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara.

D.    Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitia ini adalah sebagai berikut:
1.      Sebagai bahan informasi kepada segenap unsur pimpinan maupun pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara Kabupaten Konawe Utara bahkan semua pihak yang memerlukan dalam upaya peningkatan prestasi kerja.
2.      Sebagai bahan rujukan (referensi) kepada yang berminat untuk mengadakan penelitian yang lebih luas dan mendalam terhadap masalah yang serupa di masa yang akan datang. 
     untuk mendapatkan SKRIPSI lengkap hubungi :
     Emile   : rian_april1992@yahoo.co.id atau 081322912171

u

0 comments:

Post a Comment