Sunday, 17 July 2016

SUMBER-SUMBER PENERIMAAN PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH



SUMBER-SUMBER PENERIMAAN PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH

Apabila dilihat dari pos-pos yang ada dalam APBN,sumber penerimaan negara dapat diperinci sebagai berikut.
1. Penerimaan Dalam Negeri
Penerimaan dalam negeri terdiri atas:
a. Penerimaan perpajakan yang berasal dari:
1) Pajak Dalam Negeri, terdiri atas:
(a) pajak penghasilan yang terdiri atas migas dan non migas,
(b) pajak pertambahan nilai (PPN),
(c) pajak bumi dan bangunan (PBB),
(d) bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB),
(e) cukai, dan
(f) pajak lainnya.
2) Pajak Perdagangan Internasional, terdiri atas:
           (1) bea masuk, dan
           (2) pajak/pungutan ekspor.
b. Penerimaan bukan pajak yang berasal dari:
1) penerimaan sumber daya alam antara lain:
(a) minyak bumi,
(b) gas alam,
(c) pertambangan umum, dan
(d) perikanan.
2) bagian laba BUMN.
3) penerimaan negara bukan pajak lainnya.
2. Hibah
Hibah merupakan penerimaan bantuan yang tidak harusdikembalikan kepada pemberinya.



2. Penerimaan Pemerintah Daerah
Sumber penerimaan pemerintah daerah pada umumnyaterdiri atas:
a. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun yang lalu.
b. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri atas:
1) hasil pajak daerah,
2) hasil retribusi daerah,
3) hasil BUMD dan kekayaan daerah yang dipisahkan,
4) lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
c. Dana Perimbangan, yang terdiri atas:
1) bagi hasil pajak/bukan pajak,
2) Dana Alokasi Umum (DAU),
3) Dana Alokasi Khusus (DAK) yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kelautan dan perikanan, serta prasarana pemerintah.
4) lain-lain pendapatan yang sah, yang terdiri atas:
(a) pendapatan hibah,
(b) pendapatan dana darurat.
Pengaruh APBN/APBD Terhadap Perekonomian
APBN maupun APBD sebagai bentuk kebijakan fiskal pemerintah akan berpengaruh terhadap perekonomian nasional. Karena melalui APBN/APBD dapat diketahui arah, tujuan serta prioritas pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintah. Menurut pengamat Ekonomi, Sjahrir, anggaran pemerintah (APBN/APBD) sangat memengaruhi kondisi perekonomian tidak hanya di Negara berkembang seperti Indonesia, tetapi juga di negara-negara maju lainnya.
APBN/APBD memiliki pengaruh yang besar terhadap sektor lain, seperti sektor moneter, neraca pembayaran, dan sektor produksi.
a)      Sektor Moneter
Pengaruh APBN/APBD di sektor moneter jelas besar, mengingat anggaran Negara merupakan salah satu komponen dari uang primer. Perubahan dalam komponen tersebut akan memengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

b)     Neraca Pembayaran
Pengaruh APBN/APBD juga mempengaruhi neraca pembayaran karena beberapa hal, yaitu:
·         Sebagai komponen penerimaan Negara berasal dari penerimaan sektor migas, yaitu sebagian besar dari hasil penjualan migas masuk ke kas Negara.
·         Defisit APBN dan transaksi berjalan ditutupi oleh utang luar ngeri. Sebagai konsekuensinnya, sebagian komponen pengeluaran rutin digunakan untuk pembayaran kembali utang dan bunganya.
·         Komponen penerimaan pemerintah mengandung sisi impor yang besar, misalnya bantuan proyek yang merupakan sumber untuk menutupi defisit APBN.
c)      Sektor Produksi
Bagi sektor produksi, pengaruh APBN/APBD terlihat dari penerapan kebijakan penerimaan pajak dan pengeluaran pemerintah. Pemerintah yang menempuh kebijakan anggaran defisit (dalam arti pengeluaran pemerintah direncanakan lebih besar daripada penerimaan pemerintah), akan menambah pengeluaran pemerintah (antara lain dalam bentuk subsidi). Kedua hal ini akan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. Akibatnya permintaan masyarakat akan barang dan jasa cenderung meningkat. Peningkatan permintaan akan mendorong sektor dunia usaha untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Adanya peningkatan kapasitas produksi dalam jangka panjang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional
     Secara spesifik pengaruh Pengaruh APBN dan APBD terhadap perekonomian
a.    Pengaruh APBN terhadap perekonomian yaitu melalui APBN, maka dapat diketahui arah, tujuan, serta perioritas pembangunan yang akan dan sedang dilaksanakan disuatau Negara, lebih jauh pengeluaran pembangunan tersebut, sebagaimana tentang dalam APBD akan meningkatkan sarana dan prasarana ekonomi, sehingga akan meningkatkan produktivitas faktor-faktor produksi.
b.    Pengaruh APBD terhadap perekonomian yaitu melalui APBD, maka dapat diketahui arah, tujuan, serta perioritas pembangunan yang akan dan sedang dilaksanakan disuatau daerah, lebih jauh pengeluaran pembangunan tersebut, sebagaimana tentang dalam APBD akan meningkatkan sarana dan prasarana ekonomi, sehingga akan meningkatkan produktivitas faktor-faktor produksi.

0 comments:

Post a Comment